Selaksa praduga Kesedihanku...ketika Peri turun ke Bumi.

Malam itu malam minggu yang tidak biasanya. Bulan tiada terlihat, hanya awan hitammembentuk lingkaran aneh.
Tiba- tiba turun kupu-kupu berselimut cahaya berkabut dan turun diatas sendang Kelud.
Aku melihat...
Sosok cantik dari belakang, tapi ketika berbalik berlawanan, aku terperanjat pekat.
Giginya kuning kehitaman...
Punggungnya pecah retak...
Tangannya kaku urat mengencang....
Hidungnya pesek...
Mata membelalak kayak' burung beluk/hantu..
Kupingnya lancip spt tombak...
Kaki tdk ada tumitnya, spt kaki harimau...
Termasuk jenis apa Peri ini?
Setan? Iblis? Siluman? Hantu? Atau Manusia?
Selaksa praduga Kesedihanku...Apakah ini seorang manusia yang dikutuk layaknya Dewi Hawa turun ke Dunia? Apakah Wanita benar seperti "Panah setan"? Seperti Rosulallah SAW pernah bersabda dalam Al Qur'an?
Hatiku sedih mengingat ribuan perbuatan para kekasih yg menusuk jantungku. Bandel, Semaunya sendiri, bl dikasih teguran malah suatu waktu ganti menegur apa yg pernah ditegurkan pdnya. hmmm.....gmn tdk BT. Hidup tdk pernah nyaman, ketemu dgn gadis mcm singa liar bgn, marah terusan, galak kayak kingkong, kapok deh nasehatin.
Dah biar alam yg bicara. Yang penting Bumi dan Langit tahu madsud yg terbaik yg layak gue lakukan.
Biar Bosan nanti dtg dgn sendirinya. Biar tahu rasa...
1, 2, 3, 4....
Ada ribuan kehidupan yg damai dan tentram. Kenapa jg pilih yg panas?
Memang Manusia tdk ada puasnya membikin kesalahan.
Ya...Aku hanya menjalani saja, sampai ada kesalahan yg fatal aku akan berjalan dgn keyakinanku sendiri. Seperti dulu kala.
1000 kali melihat ketidak nyamanan mendarat didpn mataku dan telingaku aku anggap biasa saja.
Lalu lalang jalang di kanan kiriku adl Ujian ttg siapa aku sebenarnya, layak tdknya mereka tergantung dari apa yg mereka perbuat.
Jadi SEBEL!
SELAKSA masalah tampak dibuka didpn mataku ketika melihat kesialan ini.
Pengen ke Pare, Kediri. diPONDOK DARUL FALAH, Mbah kyai yazid. Aku pengen disana lagi dgn teman2ku 5th room five terrorism, kamar teroris. Hehehe....kamar para PEMBANGKANG aturan Pondok.
How is mr. Usman bin Affan, NTT?
How is mr. Lukman, Nganjuk?
How is mr. Budi, Banten, who is studying at UNMUH, KUPANG, NTT?
How is mr. Sirojudin at Sumatra?
They have been my best brothers at there.
When am I with them can be meet each other? Just hope that God give to me a mercy and blessing all d times. Amien
Label: Jawa Timur., Kediri, Musim menjelang Ramadhan at Pare


0 Komentar:
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda